Connect with us

Alasan menjadi Backpacker dan Pergi Backpacker Sendiri

alasan menjadi backpacker

Travel

Alasan menjadi Backpacker dan Pergi Backpacker Sendiri

Alasan menjadi Backpacker dan Pergi Backpacker Sendiri

Alasan menjadi Backpacker dan Pergi Backpacker Sendiri

Hidup adalah sebuah perjalanan yang mau tidak mau, suka tidak suka, kehidupan ini tetap harus kita jalani. ingatlah saat kita dilahirkan kedunia lalu menjadi bayi yang merangkak dan tumbuh besar menjadi anak-anak dan dewasa semua harus kita jalani.

Sang Maha Pencipta telah menciptakan dunia ini dengan sangat luas. tidakkah kita ingin mengenal apa yang telah diciptakan oleh sang Maha Pencipta dengan semua yang ada didalamnya? atau apakah kita hanya ingin menghabiskan hidup kita hanya dengan kesibukan rutinitas harian, mengurusi kehidupan orang lain, menebar kebencian dan membatasi diri kita untuk mengenal dunia?

Salah satu cara kita untuk mengenal dunia adalah dengan melakukan perjalanan. Ada banyak hal yang bisa kita pelajari saat melakukan perjalanan, tidak hanya pengetahuan kita yang akan bertambah, tetapi juga mental dan kepribadian kita akan semakin teruji. karena perjalanan adalah sebuah petualangan.

Untuk bisa melakukan petualangan kita tidak harus menunggu sampai kaya dan banyak uang, karena ada banyak cara yang bisa dilakukan salah satunya adalah dengan menjadi seorang backpacker.
Backpacker sudah tidak asing lagi di telinga para wisatawan karna backpacker dikenal sebagai orang yang melakukan perjalanan dengan budget minim, tidak sama dengan para wisatawan berkantong tebal yang sering membawa banyak koper dan barang bawaan saat melakukan perjalanan, biasanya para bacpacker hanya membawa satu tas ransel dan tas tangan.

Lalu apa alasan menjadi seorang backpacker?

1. Backpacker adalah seorang petualang sejati
Alasan menjadi Backpacker yang pertama adalah Menjadi petualang dan berpetualang di dunia nyata lebih seru daripada berpetualang didunia maya karena akan ada banyak hal yang tidak terduga bisa saja kita temui diperjalanan dan tentu saja sangat menyenangkan untuk dijadikan pengalaman hidup kita untuk diceritakan ke anak cucu kita bagaimana seorang backpacker.
maka manfaatkan masa muda mu sebelum masa tua mu.

Persiapan Backpacker Sendiri yang wajib diperhatikan

2. Backpacker melatih diri kita menjadi lebih mandiri
Backpacker tidak bisa dilakukan dengan hanya duduk manis menunggu tiba-tiba sampai ditempat tujuan dengan memanfaatkan jasa travel guide. seorang backpacker dituntut untuk bisa melakukan semuanya secara mandiri mempersiapkan segala sesuatu dari sebelum melakukan perjalanan, ketika diperjalanan dan sesudah perjalanan sampai kembali. dengan melakukan semuanya secara mandiri tanpa bantuan orang lain maka dapat mengubah cara pandang kita tentang kemampuan diri untuk mampu bertindak dan berfikir lebih dari biasanya.

3. Backpacker melatih diri kita terbiasa membuat rencana
Seorang backpacker wajib membuat rencana perjalanannya (itinerary) sendiri dari mulai tujuan, akomodasi, transportasi, alat komunikasi, perlengkapan dan bahkan plan A dan plan B sebelum melakukan perjalanan. hal ini berbeda dengan ketika kita menggunakan jasa travel guide, yang mana segala kebutuhan dan kegiatannya sudah diatur oleh pihak travel dan kita hanya tinggal mengikutinya tanpa bisa merubah sama sekali.

4. Backpacker melatih diri kita untuk bisa mengatur keuangan
Alasan menjadi Backpacker dan Melakukan perjalanan secara Backpacker bisa lebih menghemat pengeluaran dari pada melakukan perjalanan menggunakan jasa travel guide. Backpacker mengatur semua anggaran mulai dari beli tiket online melalui internet cepat agar lebih murah, Akomodasi, Makanan, dan lain-lain, mengatur anggaran yang kita bawa dan memanfaatkannya semaksimal mungkin sehingga beban biaya terhadap jasa pihak ke-3 menjadi tidak ada sehingga menjadi lebih hemat.

5. Backpacker melatih diri kita disiplin waktu
Backpacker sudah mempersiapkan target rencana perjalanan hari per hari dan sudah membeli tiket pulang pergi jauh hari karena lebih murah untuk itu seorang backpacker dituntut untuk dapat mengatur waktu secara efektif dan efisien agar bisa memenuhi semua target rencana perjalanannya dan kembali sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan.

6. Backpacker melatih diri kita dalam bahasa dan komunikasi
Backpacker secara tidak langsung dapat melatih cara kita komunikasi dan menambah vocabulary (kosa kata) kita. hal ini sering tidak kita sadari mengingat ketika Backpacker kita akan bertemu dengan banyak orang baru yang berbeda bahasanya dan yang terpenting dalam komunikasi adalah saling mengerti bukan tentang apakah tata bahasa yang kita ucapkan sudah benar atau belum.

7. Backpacker melatih diri beradaptasi
Alasan menjadi Backpacker yang lain adalah Backpacker melatih kita untuk dapat beradaptasi dengan cepat pada lingkungan yang baru dengan orang-orang yang baru dikenal, bagaimana bertahan dengan kondisi cuaca yang bisa saja berubah, bagaimana bertahan dengan kondisi keuangan yang terbatas. dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung.

8. Backpacker melatih kita untuk berpikir cepat dan sederhana
Rencana perjalanan yang sudah dibuat oleh seorang backpacker sebelum melakukan perjalanan bisa saja tidak sesuai dengan kenyataan saat diperjalanan bisa saja tiba-tiba berubah karena kondisi cuaca atau kondisi fisik yang menjadi penghalang untuk itu seorang backpacker dituntut untuk bisa berpikir cepat mengubah rencana perjalanan, berpikir cepat menyelesaikan masalah dalam perjalanan dan mengubah pola pikir menjadi lebih sederhana karena rencana perjalanan bukanlah suatu kepastian yang harus dilakukan, tetapi itu adalah sebuah gambaran untuk mempermudahkan saat melakukan perjalanan.

9. Backpacker melatih kita Bersosialisai
Alasan menjadi Backpacker yang terakhir adalah karena Backpacker kebanyakan tinggal dan menginap di dormitory (asrama) atau guest house yang biasanya satu kamar sharing atau bersama dengan backpacker lainnya maka seorang backpacker harus bisa membaur dengan orang-orang lain, bisa mengerti kegiatan mereka dan akan semakin menambah teman ataupun relasi di semua tempat yang pernah dikunjungi. Semakin banyak orang yang kita jumpai maka semakin berpengaruh pula cara bersosialisai kita dengan orang lain.

Lalu apa Alasan pergi Backpacker sendiri?
dengan melakukan perjalanan backpacker sendiri kita dapat menikmati setiap detik perjalanan kita dan menjadikan semuanya berarti tanpa beban dari orang lain, belajar mandiri dan bertahan hidup tanpa bantuan orang lain dan yang paling penting saat pergi backpacker sendiri adalah Kebabasan berekspresi.

Quote

“Jangan pernah takut untuk mencoba dan jangan pernah takut backpacker sendiri, kalau kamu berlebihan khawatir akan keamanan dalam perjalanan, maka kamu tidak akan bisa kemana-mana. lebih baik masuk ke kamar, kunci pintu dan tidur.”

#blackibank

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Travel

To Top